Kamis, 30 September 2010

REUNI SMPN BAURENO BOJONEGORO 1974 PART 3


Kira-kira akhir bulan Agustus 2010 dapat kabar dari mbak Wiwik dan mbak Rukiyah kalau akan ada reuni di Kepanjen Malang. Yang diselenggarakan oleh teman-teman di Malang (mas Bambang, mbak Wijanarti, mas Imam, mas Suhardiyono dan mbak Puji) Wah senang tentunya bisa berkumpul kembali dengan teman-teman.

Maka dari itu mbak Wiwik, mas Sriyono dan lain-lain segera bergerak mengadakan koordinasi untuk menghubungi teman-teman, guna memenuhi undangan alumni SMPN Baureno Bojonegoro 1974 yang bertempat tinggal di Malang.

SANTANA HOTEL KEPANJEN MALANG

Tanggal 18 September 2010 pada pukul 14.30 wib satu bus Dali Mas berangkat dari Bojonegoro menuju Baureno untuk menjemput teman-teman, tapi ada juga teman-teman yang naik dari Surabaya serta yang datang langsung ke Malang.

Seperti biasa karena wong ndeso tidak lupa membawa bekal “nasi pincuk godong gedang” yang di makan pada saat istirahat (18.00 wib) di rest area jalan tol di Surabaya hasil karya juru masak handal mbak ……………..

Dalam perjalanan menuju Kepanjen Malang, teman-teman yang di Malang selalu koordinasi dengan rombongan, termasuk menanyakan jumlah yang ikut (pria berapa dan wanita berapa). Ya tentunya ini punya tujuan untuk memuaskan teman-teman yang diundang, karena acaranya di selenggarakan di Sanata Hotel miliknya mas Bambang dan

Tapi dasar namanya reuni dan teman-teman punya bayangan seperti masih masa SMP, ketika dalam perjalanan ditanya jumlah yang ikut dijawab dengan tidak serius : satu bus penuh. Padahal sebenarnya tidak.

Akibatnya, sampai di Santana Hotel (21.00 wib) ada tulisan “Hotel Penuh”. Wah ini akibat jawaban teman-teman yang tidak serius. Apalagi ini malam ahad, tentunya hotel banyak menolak tamu. Maafkan mas teman-teman nakalnya belum habis, masih seperti dulu.

Kekompakan teman-teman Malang tidak diragukan, sudah menunggu di hotel ketika rombongan masih dalam perjalanan. Demikian juga sambutan yang ramah keluarga mas Bambang (mertua, istri, anak dan lain-lain). Terima kasih untuk teman-teman Malang dan seluruh keluarganya.

Setelah makan malam acara ngobrol ngalor-ngidul masih dilanjutkan, juga ada yang karaoke sampai 23.30 wib. Disini berkumpul dan bisa berbaur dengan enak (seperti di villa mbak Wijanarti dulu) meskipun sebagian ada yang sudah berstatus kakek atau nenek . Eeeeeeeee semuanya tidak merasa tua, semua bergembira seperti masa-masa SMP.

Tanggal 19 September 2010 sekitar pukul 13.30 wib rombongan pamit dengan kesan “pertemuan yang memuaskan”, kemudian menuju ke Jatim Park Batu. Ternyata setelah busnya parkir, ada pengumuman dari pengelola Jatim Park : “setengah jam lagi akan tutup”. Ya maklum karena sudah sore. Akhinya rombongan tidak jadi masuk, tapi cuma mampir di toilet saja.

Dalam perjalanan pulang rombongan mampir di pasar Lawang dan Plasa Lamongan untuk beli nasi boran khas Lamongan dan sampai di Bojonegoro pada pukul 23.00

UNTUK MELIHAT FOTO FOTO REUNI KLIK DIBAWAH INI :

REUNI PERTAMA

REUNI KEDUA

REUNI KETIGA

Senin, 27 September 2010

FUN BIKE, TOUR DE BOJONEGORO 2010

GREEN INDUSTRY FUN BIKE ESGE TUBAN 2010

Fun bike Semen Gresik Tuban, Pelaksanaan tanggal 07 November 2010

Start dan finish di Tuban



TOUR DE BOJONEGORO


Sebenarnya acara sepedahan di Bojoneogoro dengan nama "Tour De Bojonegoro", tapi aku rasa nama ini tidak populer di dunia sepedahan / internet dan menyulitkan pencari informasi. Sehingga untuk memudahkan teman-teman yang hobby sepedahan nama tersebut aku tambah menjadi "Fun Bike Tour De Bojonegoro 2010" sehingga dengan keyword "fun bike" tersebut akan mudah nyangkut di google.


Tour De Bojonegoro 2010, memperingati 333 tahun Hari Jadi Bojonegoro 2010

MINGGU, 21 November 2010

Jam 06.00 – selesai

Start/finish : alon-2 Bojonegoro

Informasi :

EDU - 08123431985

RUDI - 08155029329

Tiket

Rp. 40.000,-

Include : T-shirt,

snack drink,

asuransi


Penjualan Tiket


BOJONEGORO :

Malwopati FM, Jl. AKBP M Sroko 11 (0353) 888787

BaSS FM, Jl. MT Haryono 17 telp. 885258

Madani FM, Jl. Teuku Umar 48 telp. 892030

Istana FM, Jl. Monginsidi 126 telp. ( x-one )


SURABAYA :Toko Bintang Harapan, Jl. Walikota Mustajab 08, Toko Rejo Agung, Jl. Kalianyar 9A

MOJOKERTO : Wawan Rumah Sepeda, Jl. Gajahmada, UD Agung, Jl. Niaga

SIDOARJO : Roda Link, Jl. Pahlawan 98C

TUBAN : Toko Bintang Jaaya, Jl. Lukman Hakin 126


PESAN :

Selain membawa peralatan sepeda, jangan lupa membawa perlengkapan SHOLAT dan baca tips mengikuti fun bike.

SELAMAT, SAMPAI KETEMU DI BOJONEGORO BERSAMA SAYA (081 553 888 180)

Kamis, 23 September 2010

KPPN BOJONEGORO, 3 PEGAWAI PENSIUN 2010

Tiga bulan terakhir KPPN Bojonegoro berturut-turut mengadakan acara perpisahan bagi tiga pegawai yang memasuki usia pensiun.Yang beberapa bulan sebelumnya ada mutasi Kepala Kantor dan Kasubbag Umum.

Pertama : IMAN SUPANDI, pensiun tmt 01 Agustus 2010, perpisahan diselenggarakan tanggal 29 Juli 2010. Mas Pandik ini profilnya tidak pernah marah meskipun digojlok (digoda) sampai habis. Malah yang marah adalah yang menggoda karena yang digoda tidak mau marah.

Kedua : MUCHAJATUN, pensiun tmt 01 September 2010, perpisahan diselenggarakan tanggal 31 Agustus 2010. Dahulu mbak Tun hobinya olah raga volly dan suka makan serta rekreasi.

Ketiga : MULJANTO, pensiun tmt 01 Oktober 2010, perpisahan diselenggarakan tanggal 24 September 2010. Mas Mul orangnya sabar dan hobinya juga rekreasi. Beliau pakarnya mengelola keuangan dan menjabat sebagai Ketua Koperasi Perkasa KPPN Bojonegoro dalam beberapa periode.

Kebetulan Departemen Keuangan mengeluarkan Piagam Penghargaan Purna Bhakti bagi yang pensiun tmt 1 Oktober 2010, sehingga mas Mul mendapatkan piagam tersebut. Sedangkan yang pensiun sebelumnya tidak mendapatkan piagam. SELAMAT

Demikian sekilas tentang tiga senior KPPN Bojonegoro yang memasuki usia pensiun pada tahun 2010.

Untuk melaihat perjalanan mas Mul mulai tahun 1985 sampai sekarang, lihat foto melalui powerpoint

Atau melalui facebook.

SELAMAT DAN SELALU SUKSES TENTUNYA.

KPPN BOJONEGORO, KANWIL DITJEN PBN MATARAM DAN KPPN PANGKALAN BUN


































MUTASI KPPN BOJONEGORO

Sebenarnya berita ini sudah tidak up to date, tapi waktu itu (12 Juni s.d. 25 Agustus 2010) aku lagi males menulis, jadi baru aku tulis sekarang. Sekalian ini lagi ada even yang berlawanan dengan mutasi, yaitu tentang tiga pegawai KPPN Bojonegoro yang pensiun (Muljanto) tahun 2010.

Sekalian untuk menambah keyword sebagai upaya untuk meningkatkan rating (peringkat halaman 1) di google. Yang salah satunya dengan cara membuat judul yang tidak pantas dan tidak umum (seperti judul diatas)

Berita mutasi dan promosi kepala kantor mendadak tersebar di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan melalui sms. Ketika itu penulis lagi ada Bimbingan Teknis Strategi Penyusunan LKPP Tingkat Kuasa BUN KPPN Semester I TA 2010 di Hotel Bisanta Bidakara Surabaya. Sebagai penyelenggara adalah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Timur pada tanggal 30 Juni s.d. 02 Juli 2010.

Kali ini yang mutasi langsung dua pejabat yaitu Hari Utomo (Kepala KPPN Bojonegoro) yang di mutasi sebagai Kabag Umum Kanwil Ditjen Perbendaharaan Mataram. Kemudian Didi Prihadi Wibowo (Kasubbag Umum KPPN Bojonegoro) yang promosi sebagai Kepala KPPN Pangkalan Bun.

Kami sangat berkesan dengan kepemimpinan duet beliau ini, yang sangat menghargai para karyawan yang rata-rata usianya diatas beliau. Salah satunya beliau pernah beberapa kali menganjurkan untuk pindah rekening kesalah-satu bank. Tapi teman-teman pada tidak setuju pindah rekening dengan berbagai alasan (Ada juga pertanyaan : kalau pak Hari pindah bagaimana selanjutnya ?), akhirnya rencana itu tidak jadi dilaksanakan. Itulah salah satu kepemimpinan duet tersebut yang tidak mau memaksakan kehendak. Maaf ya pak........

Teman-teman juga selalu terkenang dengan pak Hari setiap mendengar lagu ‘Rindu Setengah Mati’ d’Massiv, waktu pak Hari menyanyi di Inna Hotel Tretes Pasuruan.

Apalagi setiap akan ada acara di aula pak Dim sering memutar lagu tersebut.

Ok semoga pak Hari pada waktu berikutnya bisa promosi ke Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur. Dan pak Didi mutasi ke KPPN Bojonegoro. SEMOGA.............

SELAMAT DAN SUKSES

Rabu, 22 September 2010

KEBUN TEH JAMUS NGAWI





AGRO WISATA KEBUN TEH JAMUS NGAWI, JAWA TIMUR

Awalnya aku googling iseng-iseng mencari kebun teh selain Wonosari Lawang yang pernah aku kunjungi 7 Januari 2006. Ternyata pada 15 Desember 2009 menemukan Kebun Teh Jamus (KTJ) Ngawi. Kaget rasanya dan tidak percaya kalau di Ngawi ada Kebun Teh, karena tidak pernah dengar sebelumnya. Kaget juga teman-teman yang aku kasih tahu keberadaan kebun teh tersebut. Lain waktu lokasi ini akan aku jadualkan sebagai tujuan wisata berikutnya, pikirku.

Kemudian ada kesempatan pas liburan sekolah 04/07/2010, aku sekeluarga berangkat ke KTJ Ngawi dengan rasa penasaran.. Bagaimana kebun teh tersebut ?

KTJ Ngawi, jaraknya dari Bojonegoro sekitar 110 km dengan waktu tempuh kurang lebih 3,5 jam. Sampai di Ngawi KTJ bisa di tempuh dari dua jurusan : pertama dari terminal baru Ngawi ke jurusan Paron, Jogorogo, Ngrambe, Sine terus ke KTJ; kedua dari jurusan Ngawi Sragen, tepatnya di Widodaren belok kiri menuju Ngrambe, Sine terus ke KTJ (lebih jauh 10 km dibanding dari jurusan pertama).

Mulai dari Sine kita sudah bisa menikmati pemandangan suasana pegunungan di lereng gunung Lawu yang jalannya terus menanjak. Asyik terus-terusan melalui jalan yang berkelok-kelok (letter “S”) menuju ketinggian antara 800 hingga 1.200 mdpl (meter di atas permukaan laut) dengan dedaunan yang hijau royo-royo.

Masuk lokasi KTJ Ngawi dengan tiket Rp 3.000/orang dan bisa sepuasnya melakukan kegiatan di KTJ. Sayang lokasinya tidak begitu terawat menurut kami, mulai lokasi yang tidak bersih, MCK dan Musholla yang seadanya (untung airnya lancar dan bening). Ada pemandian tapi hanya sekedar pemandian. Ada juga camping ground yang luas.

Yang lumayan ada flying fox Rp 10.000/orang, jadi bisa sedikit tertawa menikmatinya. Dan bisa menikmati pemandangan hamparan KTJ Ngawi yang luas nan hijau. Karena kalau tidak naik flying fox kita cuma bisa jalan-jalan menyusuri jalan setapak perkebunan, tapi kalau untuk sekeluarga tidak cocok. Karena jalan-jalan setapak tersebut dipakai arena pacaran. Akhirnya kami cuma mondar-mandir disekiar pemandian, karena tidak ada fasilitas hiburan dan permainan lainnya.

Jadi jangan kaget kalau sudah pernah ke Kebun Teh Wonosari Lawang yang berada pada ketinggian 950-1250 mdpl kemudian ke Kebun Teh Jamus Ngawi yang minim fasilitas. Ya mungkin karena lokasinya tidak mendukung, maksudnya tidak terhubung dengan obyek wisata lainnya sehingga sulit berkembang.

Tapi lumayanlah sudah terhibur ketika berkendara menuju lokasi dengan pemandangan yang jarang kita kemukan di sekitar kita. Seperti riangnya lagu anak-anak “Naik-naik ke puncak gunung..........dst”

Memang untuk suhu udara tidak mengalahkan dinginnya KTJ Ngawi dibanding dengan Kebun Teh Wonosari Lawang. Aku sempat kedinginan, sehingga harus merangkap t-shirtku derngan baju lengan panjang yang aku gunakan shalat (kebiasaanku bawa baju khusus untuk shalat juga sarung, bila pergi).

Untuk mendapatkan oleh-oleh teh produk Jamus (Rp 7.000/pak) juga terbatas, karena yang menjajakan hanya penjaga pintu masuk pemandian. Itupun katanya adalah teh jatah pegawai KTJ yang dijual. Memang menurut cerita penjaga pemandian, KTJ tidak mengolah teh sendiri, tapi bahan baku teh dijual ke pabrik teh kemasan. Tapi nggak tau ya sebenarnya gimana, maaf nggak jurnalis jadi cuma wawancara sepihak saja. Foto lain KTJ di facebook.

Untuk lebih jelasnya tentang Kebun Teh Jamus Ngawi klik disini.