Selasa, 2009 Juli 07

WISATA BAHARI LAMONGAN, LIBURAN KE WBL


Foto-foto lainnya di facebook

Kamis, 2009 Juli 02

GEBYAR BOJONEGORO EXPO '09


Sebenarnya saya belum akan meng-ekspose Gebyar Bojonegoro Expo ’09 (GBE’09), namun karena sudah mulai ada yang mencari tentang informasi GBE’09 melalui http://souvenirjati.blogspot.com maka saya muat lebih cepat. Agar masyarakat yang ingin mencari informasi sedikit terbantu. Dan saya mengambil foto baliho GBE’09 di pojok alun-alun Bojonegoro 07/07/09 sambil bersepeda lipat pagi .

Kali ini GBE’09 akan diselenggarakan lebih cepat yaitu mulai tanggal 22 Juli 2009 - 09 Agustus 2009 di alun-alun kota Bojonegoro. Yang tahun sebelumnya diselenggarakan bulan Oktober 2008.
Untuk apa saja yang ada di GBE’09, cermati foto baliho diatas.

Tapi sebelum menyaksikan GBE’09, simak dulu keadaan alun-alun kota Bojonegoro pada malam hari sebelum digunakan GBE nanti.
Ternyata GBE'09 dimajukan menjadi mulai tanggal 17 Juli s.d. 02 Agustus 2009. Ini saya ketahui setelah saya naik sepeda pagi. Apa saya salah lihat, ingat saya 22 Juli s.d. 9 Agustus 2009. Setelah saya amati tanggal yang lama diganti.

ALU-ALUN BOJONEGORO


MALAM AHAD, MAKAN LONTONG CECEK (KULIT SAPI) DI ALUN-ALUN BOJONEGORO

Alun-alun Bojonegoro tiap malam ahad ramai sekali dikunjungi masyarakat yang ingin rekreasi dan belanja ringan. Ini terjadi sejak dua tahun terakhir. Yang sebelumnya sangat sepi sekali dan hanya dimanfaatkan oleh anak-anak untuk main sepak bola malam hari.

Dan akhir-akhir ini tambah banyak pedagang kali lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di alun-alun Bojonegoro. Mulai dari arena mainan anak-anak, baju, sandal yang lucu-lucu, aksesoris remaja, dolanan, persewaan kuda, dan masih banyak lagi.

Kalau yang mau sekedar ini perut dan menggoyang lidah biar tidak nganggur, tersedia juga di alun-alun wisata kuliner (istilah kerennya). Mulai dari sate ayam gendong, bakso, mie ayam, kacang godog, krai godog (BENDOYO).

Tak ketinggalan LONTONG CECEK (bahan kulit sapi ) “makanan khas Bojonegoro”. Ini saya sebut makanan khas Bojonegoro, karena di sekitar jalan-jalan kota Bojonegoro banyak yang menjajakan LONTONG CECEK. Yang pedagangnya kebanyakkan dari kampung seberang Bengawan Solo, Trucuk dan sekitarnya.

Semoga LONTONG CECEK dipopulerkan dan dipromosikan oleh Bupati Bojonegoro sebagai “Makanan khas Bojonegoro”. Tentunya jangan lupa disuntik modal, karena rata-rata pedagang LONTONG CEKCEK menjajakan dagangannya dengan digendong (membawa rinjing dan tampah). Tak gendong kemana-mana…………………………………

Sebab kalau kami silaturrahim keluar kota kadang ditanya : Apa makanan khas Bojonegoro ? Saya bingung, tidak bisa menjawab. Mau saya jawab ledre rasanya kurang pas, karena ledre sudah terlanjur terkenal di luar kota kalau berasal dari Cepu Jawa Tengah. Saya mendapat pertanyaan ini terakhir tanggal 21/06/09 di Sidoarjo.

LOTONG CECEK

Setelah shalat magrib di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, kali ini saya dan keluarga juga mengisi perut dengan LONTONG CECEK di alun-alun, malam Ahad 27/06/09. Sebab ini makanan yang sangat menggoda dan ngangeni. Apalagi kalau sudah tau sunduk cecek diatas kompor yang keluar asap dan bau khasnya. Sedaaap...... Perut terasa langsung lapar. Enak sekali makan lontong cecek di alam terbuka sambil melihat pengunjung yang lalu lalang, membuat pikiran menjadi fresh segaaaaarrrrr.

Tapi kalau beli lontong cecek dipinggir jalan atau alun-alun minta piringnya dilapisi daun pisang atau minta pincuk daun pisang. Tujuannya apa ? Ya karena penjual lontong cecek cuma membawa air satu ember kecil, untuk mencuci piring semalam. Sehingga warna air cucian sampai berubah agak putih susu. Bisa bayangkan sendiri. Tapi kalau pakai daun aman kok, dan sendoknya sedikit dibilas dengan air minum. Beres kan ? Foto lainnya di facebook.


Rabu, 2009 Juni 24

DJARUM SUPER 4x4 OFFROAD 2009,SERI 3, KUNINGAN

HASIL LOMBA :
DJARUM SUPER 4x4 OFFROAD 2009,SERI 3, KUNINGAN - JAWA BARAT.
19-21 JUNI 2009


JUARA SUPER CHAMPION
UN-2500
1 - 44 - Handy Sasongko / Andi Ridwan / Grage Zebra Offroad / SBY = 369
2 - 68 - Cefiro Clanciu / Ahmad Fatony / Raung Offroad Jember / JBR = 361
3 - 24 - Widodo Ali / Nur Khamid / Semut Muria Kudus / KDS = 256
4 - 23 - Djoko Jangkrik / Riyanto / Privater / SLO = 196
5 - 63 - H. Asep Rosadie / Dedi / Galunggung / TSK = 191

UP-2501
1 - 74 - Yuma WK / San San / Sams Ord / DKI = 317
2 - 43 - Inung Nur Fajri / Jack / Crab Adventure / DIY = 260
3 - 26 - Wahyu Lamban Jatmiko / Bekti / J-Adventure / DIY = 230
4 - 73 - Tonny Candra Sakti / Bendri / Trinil Jeep Club / NGW = 213
5 - 13 - Eko Prasetio / Bambang / TIGA DARA / WGI = 199

JUARA SUPER SS
UN-2500 - ELECTRIC
1 - 68 - Cefiro Clanciu / Ahmad Fatony / Raung Offroad Jember / JBR = 120
2 - 44 - Handy Sasongko / Andi Ridwan / Grage Zebra Offroad / SBY = 94
3 - 32 - Syaiful Annam / Agus / Semut Muria Kudus / KDS = 79
UN-2500 - PTO
1 - 57 - Hendri Komara / Arif / Galunggung / TSK = 54
2 - 63 - H. Asep Rosadie / Dedi / Galunggung / TSK = 42
3 - 41 - Imam S / Tandu S / IOC Magelang / MGL = 35

Selengkapnya di facebook Info DJARUM SUPER 4X4 OFFROAD

Kamis, 2009 Juni 18

JEMBATAN SURAMADU






JEMBATAN SURAMADU VS PELABUHAN PENYEBERANGAN UJUNG-KAMAL

Selama ini aku belum pernah menginjakkan kami di Madura, tapi setelah ada jembatan Suramadu keinginanku timbul untuk melihat Madura.

Sudah ke jembatan Suramadu ? Aku sudah tidak sabar dan ingin segera mengekspose Jembatan Suramadu yang konon terpanjang se Asia Tenggara (5.438 m) untuk informasi selengkapnya di SINAR HARAPAN

SISI LAIN JEMBATAN SURAMADU

Tanggal 13/06/09 aku ke Suramadu bersama teman akrabku (SMEA'81) yang tinggal di Surabaya. Yang sebelumnya aku putar-putar dari pasar Loak (rekreasi), WTC dan toko / dealer SEIKO kemudian menuju Suramadu. Sebenarnya aku tanggal 09/06/09 juga dari Surabaya.

Waktu itu masuk Suramadu masih gratis (belum dikenakan tarif) dan masyarakat yang mencoba Suramadu masih sedikit. Apa yang dilakukan masyarakat di Suramadu ?

Tidak beda dengan aku yang dari desa, ternyata sebagian besar orang yang melintas menyempatkan berhenti untuk foto bersama keluarga (baik pengendara motor maupun mobil). Meskipun ada tanda larangan tidak boleh berhenti tiap beberapa meter. Sehingga membuat sibuk petugas jasa marga menghalau kami untuk tidak berhenti di jembatan. Tapi waktu itu masih sepi karena kendaraan umum / niaga belum boleh melintas.

Harap maklumlah............, ini khan ekspresi kegemberiaan dan tanda bersyukur masyarakat Jawa Timur pada pemerintah sekalian mengabadikan momen penting.

DARI SURAMADU MENUJU PENYEBERANGAN KAMAL

Keluar dari Suramadu (Madura) aku menuju penyeberangan Kamal menembus jalan kampung di Madura. Tapi harus tanya dulu jurusan menuju Kamal pada orang Madura, biar tidak salah jalan.

Bagaimana perilaku orang Madura ? Ternyata waktu aku tanyakan jurusan ke Kamal, mereka menjawab dengan panjang lebar dan santun sekali, termasuk juga pencari rumput yang aku temui, mereka menjunjukkan arah dengan menggunakan ibu jarinya.

Dan ternyata sepanjang jalan yang aku lalui belum banyak rumah tapi masih berupa lahan kosong bersemak-semak (sesuai foto). Ya mungkin penduduknya sebagian besar merantau dan sudah bertempat tinggal di luar Madura.

PENYEBERANGAN KAMAL

Tarif kapal feri penyeberangan Kamal-Ujung Rp 3.700,00/orang, untuk sepeda motor Rp 5.800,00

Menurut aku nasib kapal feri tidak begitu terancam dengan adanya jembatan Suramadu, karena antara Suramadu dan pelabuhan penyeberangan Ujung-Kamal jauh. Sehingga mungkin masyarakat yang dibagian barat malas memutar melalui jembatan Suramadu (kecuali mencoba saja).

Sembilan belas (19) foto lain Suramadu ada di facebook.

Dari www.tribun-timur.com
Masyarakat yang menggunakan Jembatan Suramadu dikenakan tarif sesuai jenis kendaraannya berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No.395/KPTS/M/2009 tanggal 10 Juni 2009.
Surat Keputusan itu mengatur tentang Penetapan Jalan Tol, Pengoperasian, Golongan Jenis Kendaraan Bermotor, dan Tarif Tol Pada Jalan Tol Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).
Golongan I dikenakan tarif Rp30 ribu, Golongan II Rp45 ribu, Golongan III Rp60.000, Golongan IV Rp75.000, dan Golongan V Rp90.000, sedangkan Golongan VI (kendaraan roda dua) Rp3.000. Yang berlaku mulai tanggal 17/06/09 pukul 00.00 wib

AYO MADURA, BENAHI DAN PROMOSIKAN WISATA YANG POTENSI SEHINGGA MENARIK UNTUK DIKUNJUNGI.

Jumat, 2009 Juni 12

LKPP MEI 2009, SAMSUNG


Kali ini tiba giliranku kembali (09/06/09), mengirimkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) bulan Mei 2009 ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Propinsi Jawa Timur di Surabaya. Bagi yang belum tahu apa itu LKPP, sebagian isinya ada disini.

Pada bulan Maret 2009 setelah mengirimkan LKPP, aku membawa oleh-oleh dari Surabaya berupa JEMBATAN MERAH. Untuk sekarang aku membawa oleh-oleh berupa pengalamnku dengan Pusat Servis HP Samsung di WTC Surabaya.

SAMSUNG

Sudah setengah tahun aku memiliki HP Samsung B520, pada bulan ketiga HP mati. Kemudian aku garansikan ke toko tempat aku membeli, HP sudah normal kembali. Pada bulan April 2009 HP kembali mati, karena kartu garansi hilang, toko tersebut tidak mau menerima. Wach gimana ini ???

Mau ke service centre di Surabaya takut kalau urusannya tambah panjang, dan HP tidak jadi sampai berbulan-bulan dengan berbagai alasan. Seperti yang saya baca dari banyak Surat Pembaca beberapa Surat Kabar.

Karena akan ada tugas ke Surabaya aku iseng-iseng cari alamat servis HP Samsung di Surabaya melalui google, ternyata yang ada di WTC Surabaya. Tertarik dengan pengalaman kepuasan orang tentang servis HP Samsung, akhirnya aku mencoba ke WTC Surabaya. Dengan pikiran pasrah : Kalau HP tidak jadi selama berbulan-bulan ya tidak saya ambil.

Setelah sampai di Pusat Servis HP Samsung di WTC Surabaya dengan mengambil nomor antrian yang disediakan aku ditemui Sdri. Norma dkk. Setelah menyampaikan permasalahan HP saya, kemudian ditanya : Ada kartu garansinya ? Saya jawab : Tidak. Ada nota pembeliannya ? Saya jawab : Tidak.

Kemudian HP dicek kerusakannya, setelah itu menyampaikan pada saya bila software yang bermasalah. Dan perlu waktu tiga jam untuk memperbaiki. Terus saya tanya : Berapa ongkos perbaikannya ? Dijawab : Gratis pak, ini masih garansi. Di lihat dari nomor serinya, ini masih garansi sampai bulan Agustus 2009, kata sdri Norma. Padahal saya tidak bisa menunjukkan Kartu Garansi dan Nota Pembelian, tapi garansinya masih diakui. Ini yang membuat saya kagum dan merasakan profesionalnya layanan Samsung ini, yang didukung oleh pegawainya yang ramah.

Karena saya harus tiba kembali di Bojonegoro sebelum 19.00 wib, maka saya tidak bisa menunggu HP yang sedianya selesai diperbaiki sekitar pukul 16.00 wib. Pukul 14.30 wib saya harus cepat-cepat meninggalkan Surabaya. Karena memburu absen elektronik (handkey) di kantor yang tutup pada 19.00 wib

Tanggal 11/06/09 pukul 12.07 wib mendapat telepon dari sdri Norma, kalau HP sudah jadi dan bisa diambil.

TERIMA KASIH SAMSUNG, TERIMA KASIH NORMA DKK.

Senin, 2009 Juni 08

BHAYANGKARA MOTOCROSS BOJONEGORO








Dua hari debu-debu berterbangan di tanah yang rencananya akan didirikan pasar raya Bojonegoro yang masih terkatung-katung.

Yang diporak-porandakan para peserta Bhayangkara Motocross mulai anak anak usia 8
th – 11th (peserta minimoto) dan perserta dewasa (motocross), dengan kelas Special Engine (SE) 125 cc, 250 cc, 80 cc, 65 cc dan kelas 50 cc.

Kejuaraan ini dilaksanakan mulai tanggal 6 – 7 Juni 2009, dan kali ini adalah kejuaraan kedua yang diselenggarakan ditempat yang sama, dalam rangka HUT Bhayangkara ke 63, Polres Bojonegoro.

Yang diikuti kurang lebih 165 crosser se Indonesia, antara lain berasal dari Bandung, Malang, Solo, Gresik, Mojokerto tidak ketinggalan juga para peserta dari luar jawa.

Selain masyarakat luas, acara ini juga disaksikan oleh Bupati Bojonegoro.