Tampilkan postingan dengan label idul fitri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label idul fitri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Oktober 2008

PAWAI MALAM IDUL FITRI 1429 H KOTA BOJONEGORO

Tiga puluh hari puasa Ramadhan telah kita lalui dan saatnya merayakan Idul Fitri dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Salah satunya adalah takbir keliling (30-09-2008) kota dengan tujuan menggemakan, mengagungkan, menghayati kebesaran Allah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Allah Maha Besar. Allah Maha Segalanya.

Demikian juga untuk Pemda Bojonegoro rutin merayakan malam Idul Fitri dengan pawai keliling kota. Yang diikuti oleh sebagian instansi pemerintahan, sekolah-sekolah, masyarakat secara pribadi, tak ketinggalan komunitas jip di Bojonegoro (BOJONEGORO 4 wheeler community).

Dengan berbagai jenis kendaraan yang digunakan : bus, truk, mpv, jip, sedan, pick up dll. Rute yang dilalui adalah Jl. Mas Tumapel (start), Jl. Imam Bonjol, Jl. MH. Thamrin, Jl. P. Sudirman, Jl. Teuku Umar, Jl. Pemuda, Jl. Lisman Putih, Jl. JA. Suprapto, Jl. Trunojoyo, Jl. Imam Bonjol, Jl. KH. Hayim Asyari, Jl. Pahlawan dan finish kembali di Jl. Mas Tumapel.

Pawai Idul Fitri ini juga dilaksakanan oleh masjid At Taqwa (Jl. Teuku Umar) dalam waktu yang sama. Sehingga pada saat itu Polisi Lalu Lintas Bojonegoro sibuk mengatur rute antara pawai dari Pemda Bojonegoro dan dari masjid At Taqwa agar tidak bertemu dalam satu lokasi (pantauan penulis melalui radio komunikasi 2M Band 147.750 Mhz, Polres Bojonegoro). Karena malam itu jalan-jalan utama kota Bojonegoro semrawut dan macet dipenuhi oleh kendaraan, utamanya sepeda motor yang keliling kota.

Jumat, 26 September 2008

GETARKAN JIWA (2)

Idul Fitri 1429 H tinggal beberapa hari lagi.

Sudah siapkah kita ditinggal Ramadhan yang penuh ampunan ini ?

Sudahkah kita membakar dosa-dosa kita ?

Sudahkah kita meningkatkan (menambah) ibadah yang belum pernah kita lakukan sebelumnya ?

Sudahkah kita ingat kaum duafa yang juga ingin bersenang-senang di hari kemenangan (Idul Fitri) ?

Sudahkah kita memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang diberikan Allah SWT pada Ramadhan tahun ini ?

Setelah kita latihan menggetarkan jiwa, GETARKAN JIWA (1) sudahkah ada peningkatan ?

Kadang Getaran jiwa, getaran hati, dan tetesan air mata muncul (bereaksi) tanpa kita sadari, tanpa kita minta, tapi kadang juga kita harus latihan waktu beribadah / mendekatkan diri pada Allah SWT. Tapi karena kekhusukan diri kita beribadah, dan ingat kalau kita semua milik Allah yang MAHA SEGALANYA, maka getaran jiwa itu akan muncul.

Ayo kita rayakan Idul Fitri 1429 H tanpa keluar dari syariat-syariat Islam.

souvenirjati.blogspot.com MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Dan semoga Allah SWT memberikan panjang umur kepada kita, sehingga bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan 1430 H Amin, Amin, Amin Ya robbal alamin.

Selasa, 23 September 2008

PASAR MURAH BOJONEGORO

Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1429 H Pemerintah Daerah Bojonegoro mengadakan Pasar Murah di dalam aloon-aloon barat kota Bojonegoro. Beraneka ragam yang di perdagangkan dalam stan pasar murah tersebut. Mulai dari pakaian untuk lebaran (didominasi pakaian muslim), kue-kue kering untuk lebaran, mainan anak-anak, dan lain-lain. Tak ketinggalan pula stan penjual bunga hias yang menempati separo dari pasar murah. Jadi yang ingin mempercantik ruangan untuk menyambut tamu lebaran tinggal beli saja, tak perlu repot-repot merawat bertahun-tahun. Juga yang ingin membeli buku-buku Islam datang saja ke pasar murah dengan diskon 20%. Pasar murah ini diresmikan pembukaannya oleh Bupati Bojonegoro tanggal 23 September 2008 dan berakhir tanggal 25 September 2008.

GETARKAN JIWA

Untuk sepuluh hari terakhir Ramadhan 1429 H ini ayo kita getarkan hati, getarkan jiwa, teteskan air mata kita untuk mengingat kebesaran Allah SWT. Bila belum bisa latihan, paksakan, konsentrasikan, konsentrasi, konsentrasi, buat seluruh tubuh kita merinding (berdirikan bulu roma/kuduk) dan getarkan seluruh jiwa raga.

Yang akhirnya nanti saat mendengar takbir malam idul fitri, saat takbir di masjid / lapangan sebelum shalat id, saat takbir shalat id hati kita bisa bergetar, jiwa kita bisa bergetar. Bila keluar air mata jangan ditahan, lepaskan, biarkan menetes dipakaian dan sajadah serta nikmati dan hayati kebesaran Allah SWT.