Tampilkan postingan dengan label Al Qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al Qur'an. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 April 2009

SURAT ONLINE UNTUK LBB SONY SUGEMA COLLEGE (LBB SSC) 2











BONUS DARI LBB SSC BOJONEGORO

Apa kabar ?

Alhamdulillah, harus lebih baik, luar biasa, Allahu Akbar !!!!!

Demikian salah satu cara untuk memberi semangat para hadirin, oleh trainer dari Spiritual Building Center (SBC)

Para wali murid Lembaga Bimbingan Belajar Sony Sugema College (LBB SSC) Bojonegoro kembali mendapat bonus Training Kecerdasan Spiritual. Acara yang dilaksanakan tanggal 04 April 2009 ini untuk menyonsong pelaksanan UNAS (Ujian Nasional) 2009 yang akan datang.

Tujuan dari acara ini adalah agar antara SSC, siswa dan wali murid bisa saling mendukung dan ada kesinambungan dalam menghadapi UNAS 2009.

Kalimat yang penting untuk diingat dan kita praktekan dari penjelasan SBC sebagai motivasi adalah “Teladan lebih mudah untuk dicontoh” , “Siapapun bisa menjadi berguna bagi orang lain”, “Hidup perlu diarahkan” dan “Memberikan sesuatu kepada orang lain jangan mengharapkan balasan, meskipun ucapan terima kasih”.

Kalimat yang terakhir ini pernah juga diucapkan oleh Tim Qolbun Salim Community (QSC) Surabaya dan penulis pernah berjanji untuk sedikit mengulas tentang terima kasih ini.

Memang dalam kehidupan sehari-hari dan kebiasaan kita antar tetangga, teman, keluarga kita saling memberikan sesuatu. Misalnya kalau kita selesai pergi, punya masakan lebih, biasanya kita memberi / membawakan sesuatu. Ataupun bila ada pengamen kita memberikan uang.

Disini kita berhadapan dengan bermacam-macam karakter manusia, ada yang peka ada juga yang cuek kalau diberi sesuatu orang lain. Ada yang mengucapkan terima kasih dan ada yang tidak.

Dan umumnya kita setelah memberikan sesuatu masih mengharapkan imbalan dari penerima, meskipun ucapan terima kasih. Kalau ketemu orang yang cuek biasanya kita bilang “Sudah diberi, mengucapkan terima kasih saja tidak mau.”

Untuk itu mari kita hindari harapan imbalan apapun dari penerima, meskipun ucapan terima kasih. Dari pesan para ustadz mengingatkan “Anggaplah amal yang kita keluarkan sebagai barang yang hilang dan tidak perlu kita ingat-ingat kembali.

Hebatnya dalam Al Qur’an juga mengatur tentang pemberian dan balasan yang tercantum dalam Surat Al Insaan ayat 9 yang artinya berbunyi : “Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan)”

Sekali lagi mari kita hindari harapan imbalan dari seseorang ketika kita memberikan sesuatu, tapi kita harus memfokuskan dan mengharapkan keridhaan Allah SWT saja.

Kamis, 11 September 2008

SEPULUH (10) HARI PERTAMA BULAN RAMADHAN

Tak terasa kita umat muslim sudah melewati sepuluh hari pertama bulan suci Ramadhan 1429 H. Memang bulan yang sangat istimewa ini dibagi menjadi tiga bagian puluhan. Yaitu 10 hari pertama dinamakan Rahmat (terbukanya pintu rahmat), 10 hari kedua dinamakan maqfirah (diampuninya dosa) dan 10 hari ketiga adalah pembebasan dari siksa api neraka.

Rasa cepat berlalunya sepuluh hari pertama kita melaksanakan ibadah puasa, yang penulis alami karena ada beberapa sebab. Pertama kita masih kurang konsentrasi dalam memanfaatkan hari-hari yang istimewa ini untuk beribadah pada Allah SWT, antara lain belum membaca kitab suci Al Qur’an dan melaksanakan shalat malam secara maksimal padahal kita tahu bila pahalanya berlipat ganda. Kedua masih disibukkan urusan-urusan lain yang membuat kita lupa waktu, misalnya menonton televisi yang temanya menyambut ramadhan tapi isinya membuat pemirsa terlena / lupa waktu untuk meningkatkan ibadah.

Memang setelah hari kesepuluh ini fisik kita tambah lemah sehingga secara fisik mau bangun malam ataupun makan saur menjadi malas. Padahal bulan ramadhan kesempatan kita untuk lebih banyak mendekatkan diri pada Allah SWT, mengumpulkan pahala yang sebanyak-banyaknya. Karena pahalanya berlipatganda itulah maka godaannya berat (malas, mudah ngantuk, payah dsb).

Berikut ini rangkuman kultum 10 hari pertama shalat tarawih di masjid Islamic Centre Bojonegoro.

Tujuan dan hikmah puasa yaitu membersihkan diri dengan menjaga : lidah, telinga, mata, perut, tangan, kaki (ucapan, pendengaran, penglilahatan, asal barang yang dimakan, tindakan) dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Hikmahnya kita tambah taqwa pada Allah SWT, bisa menahan hawa nafsu, peka lingungan (senang berinfaq dan sodaqoh). Dan hakekat puasa adalah melemahnya fisik tapi mental menjadi kuat. Ibadah puasa hanya untuk Allah SWT dan kita harus istiqomah (terus-menerus) dalam beribadah.

Kita budayakan hidup islami misalnya keluar masuk rumah mengucapkan salam, setiap hari membaca Al Qur’an, pasang kalender yang islami. Dan hati-hati bila membeli kaligrafi arab (teliti dan baca dulu bila tidak bisa membaca lebih baik tidak usah dibeli) karena ada kaligrafi tulisan arab beredar tapi menyesatkan.

Sedikit catatan kultum ini semoga bermanfaat untuk kita semua. Kita koreksi pada 10 hari pertama yang belum kita lakukan. Dan kita perbaiki di 10 hari kedua dengan tindakan yang lebih islami dan konsentrasi pada makna ramadhan. Tunggu tulisan berikutnya.